Cara Menulis Saat Sedang Tidak Mood

Sebelum baca panjang-panjang, gue lagi ga terlalu mood nulis sekarang. Entah kenapa, gue belum nemu topik yang menurut gue menarik untuk dibahas. Biasanya jika ada topik yang menarik, gue bisa ngetik kaya orang lagi ngomong. Nyerocos aja, ga berhenti-henti.

Entah apa gara-gara gue terlalu sok selektif milih topik, atau memang otak gue lagi gamang kurang kafein aja, rasanya bingung mau nulis apa. Mau nulis yang serius, lha kok rasanya males. Mau nulis yang remeh temeh, juga ngerasa buang-buang waktu?

Terus ini tulisan apa?

Ini tulisan super random yang gue tulis karena gue lagi ga mood nulis. Bingung kan? Ya, gue juga. Dengan tujuan mengembalikan blog ini menjadi my blog, atau hanya mencari alasan agar lepas dari kewajiban menulis hal-hal yang berguna, gue memilih untuk menulis seperti ini.

400 – 500 kata mungkin akan ngebuat mood nulis gue balik lagi, nyoret “nulis di blog” dari to do list, masukin hari ini jadi salah satu hari yang produktif, nambah 1-2 views or whatever.

Dari tadi sebenernya gue udah buka-buka situs berita buat cari inspirasi. Yang ada malah berita-berita yang udah jenuh, macem: Kopi Mirna, atau sekalian yang absurd macem: orang mati yang hidup lagi di Jogja. Toh kalo gue cuma ngasi pendapat gue, itu ga akan ngasi nilai plus ke pembaca. Atau dalam kata lain, pembaca akan mikir “Okay, gue udah tau opini lo, then what?”.

Gue pengen ngasi layers ke setiap topik yang gue tulis. Bukan hanya berita, review atau reportase, tapi juga ada analisa atau opini di dalemnya. Beberapa waktu lalu, gue post soal foto Warung Kopi Asiang tanpa tulisan apa-apa, tidak lain dan tidak bukan adalah gue bingung apa yang harus gue tulis. Toh gue ga terlalu tau apa-apa soal tempatnya. Dan lagi, gue ga ngerasa klik dengan tempatnya. Jadi setelah beberapa lama gue tulis-hapus di foto itu, gue putusin buat posting fotonya aja.

By the way, sekarang udah jam 22:18, dan gue berencana tidur jam 22:30. Jadi yang akan lo baca berikutnya adalah tulisan yang akan gue tulis dalam 12 menit. Plus, gue juga akan milih foto random, biar lo ga terlalu bosen baca tulisan doang.

IMG_4007
Voila! Foto random di Sungai Kapuas. Pontianak, July 2016

Wah, sekarang udah jam 22:33. Gue kelamaan upload dan edit fotonya. Supaya lo ga nyesel karena udah masuk dan baca tulisan ini, gue akan tutup dengan share tips sesuai judul di atas.

Bagaimana caranya nulis saat gak mood nulis?

Nulis aja. Ga perlu kuatir hasilnya. Orang-orang pasti mafhum.

Kaya gue gini, asal nulis. Lumayan dapet >430 kata. Bodo amat.

Demikian lah, semoga saudara pembaca semua dapat mengambil hikmah dari tulisan yang gue buat dalam 16 menit ini. Sekali lagi, kalo mau mood nulis, menulislah. Random sekalian juga ga papa. Blog lo ini. Ga ada tombol “dislike” ini. Yang penting ada setoran. Ciao.

Advertisements

5 thoughts on “Cara Menulis Saat Sedang Tidak Mood

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s