#Food4Thoughts: Dear Content Creator Indonesia

Roti kaya dan kopi hitam di Warung Kopi Siang, Pontianak. Agustus, 2016.

Gue baru aja nonton video dari Nerdwriter mengenai Vlog-nya Casey Neistat.
By the way, Casey Neistat adalah salah satu content creator terkenal di Youtube. Videonya kebanyakan Vlog yang menarik karena content-nya yang berkualitas. Entah dari sisi konsep maupun sisi produksinya.

Gue sendiri tertarik sama vlog karena, dari segi content, mirip blog. I enjoy the amateurism of blog or vlog. Gue seneng ngeliat kejujuran di postingan blog atau vlog amatir. Di tengah-tengah gempuran sales dan teknik marketing yang ga tau etika, ada oasis berupa blog yang ngasih info/opini yang independen dan ikhlas.

Gue tertarik untuk tahu perspektif orang lain. Saat terjadi dihadapkan pada suatu kejadian yang sama, orang akan bereaksi sesuai dengan segala macam pengalaman dan ilmunya. Reaksi/opini yang bener-bener original dari dia sendiri itu yang bagus. Artinya, tanpa terkena polusi komersialisasi. Gue suka baca/konsumsi/belajar itu.

Sell Outs

Tidak menutup kemungkinan, blogger or vlogger yang punya banyak massa kemudian akan dilirik oleh industri. Mereka juga punya dapur yang harus tetep ngebul, itu gue ngerti. Bagi gue, batas antara sell out dan tetep mengedepankan jati diri itu tipis. Saat seseorang mulai terikat kontrak dan tetek bengeknya, ada kemungkinan karyanya ga autentik lagi.

Saat creator udah campur dengan bisnis, apapun yang dilakuin most likely profit oriented. Ujung-ujungnya duit. Maka jangan salahin gue kalo gue jadi skeptis sama creator-creator jenis ini. Ekspektasi gue soal opini independen nan ikhlas jadi runtuh cuma gara-gara satu post soal iklan. Meh.

Kalo ngomongin profit di jagad internet, mata uangnya adalah atensi. Berlomba-lomba mencari atensi adalah bisnis yang absurd.

Trending topic. Featured article. Hot thread. Clicks. Views.

Kalo sampe orang berpikir bahwa cari duit dengan cara cari perhatian itu gampang dan menguntungkan, 5-10 tahun lagi banyak muncul seleb-seleb online baru yang lebih parah dari sekarang.

Be Yourself

Here’s a thing. You don’t have to break the internet with your every post.

Authenticity.

Itu yang seharusnya dikejar oleh content creator.

Hal yang menarik dari vlog/blog adalah kemurnian opini dari si content creator, bukan objeknya. Seseorang bisa tiap hari keliling ke tempat-tempat wisata, tapi kalo cara mengemasnya ga bagus ya orang ga akan tertarik. Di lain sisi, seseorang mungkin punya hidup yang biasa aja tapi karena dia bisa mengemas hidupnya, maka orang akan penasaran dengan karyanya. Se-simple itu.

 


Thanks for reading! Seri ini gue kasih judul #Food4Thoughts; khusus untuk diskusi soal topik hype dan menarik di luar sana:) Please klik like/subscribe/share jika content ini berguna.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s