Sebutkan 10 Buku Yang Paling Berpengaruh di Hidup Kamu!

Gue duluan.

Gue tumbuh besar dalam pelukan komik. Dari TK sampai SMA, gue belum pernah beli buku di Gramedia. Kebanyakan buku yang gue baca dari perpustakaan di pasar atau sekolah. Jadi kebanyakan buku yang paling berpengaruh adalah buku fiksi. Sampai sekarang pun, gue baca fiksi. Baca buku fiksi ibarat denger lonceng istirahat, sejenak gue bisa berimajinasi ke luar rutinitas sehari-hari.

Perjalanan membaca gue selanjutnya terpengaruh dengan kegalauan gue pas tahun pertama kuliah. Gue merasa banyak yang kurang di diri sendiri, jadi gue baca banyak buku self development. Bahan bacaan ini gue baca sekarang, sekadar pengingat untuk tetep 110% dalam keseharian. Gue juga baca beberapa buku ekonomi, karena kuat ekonomi artinya mandiri (absurd! but come on..).

Terakhir, pilihan buku gue jatuh ke buku-buku yang direkomendasikan penulis kesukaan gue. Penjelasannya ada di bawah. Alasannya adalah

Bulan Oktober kemarin, gue main ke Big Bad Wolf Book Fair di Surabaya. Gue bawa pulang ini:

  • Diary of Anne Frank
  • The School of Greatness
  • The Power of Habit
  • The Old Man and The Sea
  • Tin Hawaiian Poster
 photo 2016-11-05 08.22.27 1_zpsjrsslgsr.jpg
Yang di tengah. Biar berasa di Hawaii.
Dalam memilih buku, gue langsung buka list “100 Books You Must Read Before You Die” versi Darius Foroux ini. Yang mana gue udah punya:
  1. Quiet by Cain, Susan : Sangat recommended bagi para introvert
  2. How to Win Friends and Influence People by Dale Carnegie : Klasik
  3. The 7 Habits of Highly Effective People by Stephen R Covey : Pernah ikut trainingnya doang
  4. The Power of Habit by Duhigg, Charles : Baru beli kemarin
  5. The Diary of a Young Girl by Anne Frank : Baru beli kemarin juga
  6. The Tipping Point by Malcolm Gladwell : Bagus
  7. Steve Jobs by Walter Isaacson : Oke
  8. Thinking Fast and Slow by Daniel Kahnemann
  9. Rich Dad, Poor Dad by Robert T Kiyosaki
  10. Total Recall: My Unbelivably True Life Story by Arnold Schwarzenegger
  11. Walden by Henry David Thoreau
  12. The Old Man And The Sea by Hemingway, Ernest
Wowoowowow baru 12 buku yang gue punya dari 100 buku. Salah satu alasan gue pilih list dari Darius Foroux karena gue suka tulisan-tulisannya di Medium.
Oke, sampe disini basa-basinya. Ini list 10 buku yang paling berpengaruh di hidup gue!

1. Majalah/Komik Donal Bebek

https://dailymumble.files.wordpress.com/2016/11/97cd7-img_7545.jpg?w=391&h=522
Gue pernah punya yang ini. Image credit: majalah-sunday.blogspot.co.id

Ini adalah racunnya. Gue gak akan bisa suka baca jika gue gak mulai dari baca majalah/komik Donal Bebek. Dulu, setiap kali gue ke Jakarta, gue akan ke Senen untuk beli majalah/komik Donal Bebek bekas. Gue masih inget harga satuannya cuma Rp 150-200, dan itu sekitar tahun 1995-2000an. Majalah-majalah Donal Bebek itu kemudian dijadikan satu bundle. Entah sekarang kemana, sisa-sisa bukunya. Mungkin diloakin.

2. Goosebumps Series

Hasil gambar untuk goosebumps lake camp

Setelah banyak komik gue lahap, jalan masuk gue ke genre fiksi adalah seri Goosebumps. The Curse of Camp Cold Lake yang jadi highlight dan gue inget sampai sekarang. Buku ini sukses bikin merinding karena berhubungan dengan hantu yang ada di air. Sinopsisnya ada di Wikipedia.org. Gue bisa paling bisa relate dengan cerita itu karena gue dulu ada di lingkungan yang butuh bisa renang.

Di kota masa kecil gue, Lawang, ada banyak sumber mata air. Sumber mata air ini turut membentuk lingkungan permainan anak-anak. Contoh simpelnya, saat main kejar-kejaran, anak-anak yang bisa berenang akan berlindung di bagian kolam yang dalam sehingga susah untuk ditangkap. Lol. Ini iseng-iseng gue search di internet soal kolam-kolam masa kecil gue yang punya banyak cerita.

Kali biru Lawang. Image Credit: fandy2134.blogspot.co.id
Hasil gambar untuk polaman lawang
Sumber Air Polaman. Image credit: Ngalam.co

Selain renang di mata air, gue juga renang di kolam renang umum peninggalan Belanda. Kedalaman kolam ini 1,5-4 meter. Lihat bagian yang hijau? Itu memang hijau karena dalam dan berlumut. My worst nightmare is gue lihat hantu di dalam kolam ini. Lol. Lumayan untuk latihan lawan phobia kedalaman air. Ini kolam renangnya:

Hasil gambar untuk kolam sanggar lawang
Kolam renang Sanggar Lawang; kolam peninggalan Belanda yang jadi kolam umum. Sumber: Roojak1.blogspot.com

3. Death Note

Hasil gambar untuk death note
Image credit: showbiz.liputan6.com

Death Note adalah sebuah keyakinan jika komik tidak melulu dibuat untuk anak-anak. Death Note adalah perpindahan level dari baca komik anak-anak macem Dragon Ball, Kungfu Boy, Harlem Beat ke topik yang bener-bener serius. Death Note adalah kenapa sampe sekarang gue lebih milih baca komik berlabel “Dewasa 17+”. Lol.

4. Tom Clancy’s Splinter Cell: Operation Barracuda

Hasil gambar untuk tom clancy splinter cell operation barracuda
Image credit: wikipedia.org

Gue pertama kali baca buku ini gara-gara dipinjemin temen. Jadi buku bahasa inggris pertama yang gue selesai baca karena jalan ceritanya yang top. Novel ini bercerita tentang mata-mata bernama Sam Fisher yang harus menggagalkan rencana kartel senjata The Shop. Sam Fisher identik dengan idola masa kecil saya, Solid Snake. #solidsnakeisgoal

Hasil gambar untuk solid snake
SNAAAKEEE…!!!! Image credit: banana1015.com

5. The Walking Dead

Pertama kali baca saat semester akhir kuliah. The Walking Dead bikin gue mikir-mikir lagi soal baca komik barat. Imej di otak gue soal komik barat saat itu adalah one dimensional. Namun, The Walking Dead membuktikan lain. Komiknya disajikan agar pembaca terus-menerus ingin baca kelanjutannya. Dengan plot twist yang tidak terduga, konflik dan drama-nya, gue bolak balik nganga.

No Caption Provided
Scene yang paling gue inget. Image credit: giantbomb.com

Seorang suami yang baru kehilangan istrinya, karena zombie apocalypse, tiba-tiba mendapat telepon. Telepon itu dari seorang wanita, dan terjadi terus menerus tiap harinya. Sampai pada suatu hari, wanita tersebut mengaku sebagai istri laki-laki itu. Kemudian, laki-laki itu mencopot kabel telepon tersebut namun suara wanita itu masih ada. Orang gila -___-

6. Bank Kaum Miskin oleh Muhammad Yunus

Hasil gambar untuk bank orang miskin buku
Image credit: Kertawirama.wordpress.com

Muhammad Yunus adalah penggagas Grameen Bank, bank untuk orang miskin. Sebelumnya, Muhammad Yunus menganggap posisinya di kampus tidak memberikan pengaruh secara signifikan ke masyarakat di sekitarnya. Kemudian, beliau berinisiatif untuk membuat pinjaman produktif ringan khusus untuk kelompok ibu-ibu yang ada di pedesaan. Ternyata, angka gagal bayar skema pinjaman ini sangat rendah karena kelompok ibu-ibu ini ternyata saling menjaga agar pinjaman bisa dilunasi tepat waktu. Konsep Grameen Bank sekarang telah diterapkan di berbagai negara, dan kalo ga salah, BTPN sudah menerapkannya. Ini buku yang jadi inspirasi untuk masuk ke industri perbankan dengan harapan bisa melakukan perubahan dari dalam.

7. Si Cacing Dan Kotoran Kesayangannya Series

Hasil gambar untuk seri cacing dan kotoran kesayangannya
Ada tiga buku, tapi kayanya gue cuma punya dua. Image credit: rudiyanto.blog.kontan.co.id

Ditulis oleh seorang biksu, Ajahn Brahm, yang hijrah dari Inggris untuk belajar mengenai Buddhism di Thailand. Buku ini berisi kisah-kisah mengenai kehidupan sehari-hari yang bisa kita ambil hikmahnya. Bahasanya ringan tapi hangat dan jauh dari kesan menggurui. Pun tidak ada ajaran-ajaran Buddha yang terlalu kental sehingga bisa dibaca oleh pemeluk agama apapun.

8. David and Goliath by Malcolm Gladwell

Hasil gambar untuk malcolm gladwell david goliath

Buku ini adalah bukunya Malcolm Gladwell yang paling relate ke gue. Intinya mengenai apapun kejadian/kekurangan/kelebihan yang ada di diri manusia itu adalah untuk tujuan tertentu. Setiap manusia diciptakan dengan sempurna untuk misi tertentu. Salah satu cerita yang paling gue inget dari buku ini adalah tentang seorang dokter yang mempunyai masa kecil yang suram. Karena ketidakberuntungnnya tersebut, dokter ini jadi “tega” untuk riset pengobatan leukimia pada anak. Riset ini butuh nyali lebih karena mengharuskan dokter tersebut memberikan treatment yang membuat penderita leukimia tersebut lebih sakit untuk sementara. Penggambarannya yang benar-benar jelas bikin gue ngeri sendiri bacanya.

9. Quiet: The Power of Introverts in a World That Can’t Stop Talking by Susan Cain

Hasil gambar untuk quiet the power
Image credit: sites.psu.edu

Ini bacaan wajib untuk introvert yang kehilangan jati diri di dunia yang sangat overestimate ekstrovert. Jika semua orang di Indonesia baca buku ini, gue yakin stigma sombong tidak akan diberikan kepada seorang introvert yang butuh waktu sendiri 😀

10. Thinking Fast and Slow by Daniel Kahnemann

Hasil gambar untuk daniel kahneman thinking fast and slow pdf
Image credit: thinkingfastbook.wordpress.com

Lo mau tau cara-cara life hack/brain hack? Semua ada di buku ini. Buku ini menterjemahkan banyak penelitian ilmiah psikologi menjadi sesuatu yang gampang ditelan masyarakat awam. Buku ini menjelaskan cara otak kita menyerap data dan membuka pikiran kita bahwa otak, yang selama ini kita percaya, juga bisa bias dan salah. Bias dan kesalahan otak ini tentunya bisa kita manfaatkan untuk keuntungan kita.

Honorable Mentions

  • Rich Dad Poor Dad by Robert Kiyosaki
  • The Secret by Rhonda Byrne
  • Goodbye to Shy by Leil Lowndes
  • Men are from Mars, Women are from Venus by John Gray
  • The Happiness Project by Gretchen Rubin

Itu semua buku yang paling berpengaruh di hidup gue sampai saat ini. Gak semuanya buku serius karena gak mungkin juga gue baca buku Intermediate Accounting saat gue umur 6 tahun. Lol. Sekarang giliran lo.

Sebutkan 10 buku yang paling berpengaruh di hidup kamu!

Advertisements

6 thoughts on “Sebutkan 10 Buku Yang Paling Berpengaruh di Hidup Kamu!

  1. Donal Bebek bacaan wajib waktu kecil, sampai bertumpuk-tumpuk sih ada di gudang….btw gw nemu satu buku yg gw punya juga.. cacing dan kotoran kesayangannya, ada bbrp hal nyeleneh dari cara berfikir si penulis yang justru mnurut gw bijaksana 🙂

    Liked by 1 person

  2. My very first book. Or so how I call it; Wiro Sableng. HA! Ikr, tapi membaca Wiro Sableng memberi sedikit banyak influence ke gw yang waktu itu masih SD dan ga punya mainan mewah selain patok lele dan alat pancing. Setelah itu baru gw mengenal Bobo, Donal Bebek and stuff. Tapi justru Wiro Sableng yang masi membekas sampe sekarang. lol

    Liked by 1 person

  3. awalnya tulisan ini sangat menyenangkan utk dibaca, sampai tiba pada paragraf penutup…tuiiing..!!
    mendadak buku kuduk meremang, serasa membaca kisah horor saat mengingat kembali buku intermediate accounting.
    #baladaalumniakuntansi

    Liked by 1 person

  4. Bang masih punya buku thinking fast and slow? Ane cari cari di online store udah kosong semua. Boleh ane beli kalo ga boleh pinjem juga ga papa nanti ane bayar itungaannya gimana terserah. Makasih sebelumnya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s