Practicing Photography : Naik-naik ke Puncak Bogor

Hari Jumat lalu, saya bilang ke teman kantor kalau saya akan tidur di masjid At Taawun Puncak hanya demi lihat sunrise dan ambil foto. Meskipun belum yakin kalau sunrise-nya bagus, ada foto yang mau ingin saya dapatkan. Saya mau dapat foto ibu-ibu sedang metik daun teh dengan background embun, kabut, dan sunrise
Tapi akhir-akhir ini mendung, jadi saya sempat mengurungkan niat. Entah kenapa niat itu datang lagi tadi pagi. Setengah 5 pagi, saya siap-siap dan berangkat ke Puncak. Perjalanan butuh waktu 1, 5 jam sampai di area Gunung Mas. Saya isi perut dulu dan kemudian melanjutkan perjalanan ke parkiran masjid At Taawun. Di perjalanan, saya melihat ada keramaian di atas bukit. Karena saya tidak research dulu, saya impulsif saja untuk ke bukit tersebut. Setelah motor aman, saya jalan kaki lewat gang kecil yang saya pikir ke arah keramaian. Setelah lewat gang kecil, jalan menanjak terjal dan licin. Saya beberapa kali terpeleset dan berpikir tempat apa yang ramai tapi aksesnya ancur begini. Setelah sampai ke area keramaian tersebut, ternyata itu tempat paralayang dan ternyata ada jalan aspal kesana 😑😑. Setelah selesai ambil foto di area paralayang, saya pindah ke bukit seberang karena saya melihat ada jaket hujan warna pink yang tersangkut di pohon teh. Saya pikir di bukit itu pasti ada ibu-ibu yang sedang metik teh. Tapi ternyata nihil. Sampai baterai kamera habis, saya belum berhasil ketemu ibu-ibu pemetik teh. Sebagai gantinya, saya ketemu banyak hal menarik (biasa aja sih sebenernya, biar gue seneng aja). 

Minggu ini, objektif saya adalah mencari foto yang lebih appropriate untuk Eyeem atau, dalam tanda kurung, gampang dijual. Hasil hunting di TMII banyak yang bermasalah di bagian license karena banyak foto yang objeknya orang. Kali ini, saya kombinasikan dengan objek-objek lainnya. Beberapa source berikut yang sedikit banyak jadi inspirasi minggu ini:

  • Seri The Year on Eyeem, ada 5 part yang isinya foto-foto pilihan di EyeEm selama tahun 2016
  • Seri Pro Photographer Cheap Camera dari DigitalRev @ Youtube. Fotografer profesional diminta untuk ambil foto dengan kamera murah atau bahkan mainan. Haha. 
  • Seri Master Class dari channel The Art of Photography @ Youtube. Saya baru sampai sesi pertama karena durasinya yang lumayan panjang. Haha. 

Secara teknis, saya sementara tidak pakai VSCO. Sebelumnya saya konsisten pakai filter VSCO no 10 karena saya pikir agar foto saya lebih recognizable. Tapi filter tersebut over desaturate warna biru dan over saturate warna merah dan hijau. Jadi, saya pindah pakai Snapseed. Sejauh ini, Snapseed jauh lebih oke dibanding VSCO karena fitur-fiturnya lebih lengkap. Fitur yang membantu saya:

  • Healing brush: Gunanya mirip dengan clone stamp tool di Photoshop. Tool ini saya pakai untuk membersihkan foto dari objek yang mengganggu
  • Selective edit: Tool ini gunanya untuk mengatur brightness, contrast dan saturation area tertent pada foto. Sangat berguna agar foto tidak terlihat flat

Seperti byasah, semua foto saya upload bertahap di EyeEm saya. Ini beberapa di antaranya:

Nb: Ini semua foto orang yang tidak saya kenal. Kalau ada pembaca yang kenal, mohon infokan agar saya bisa minta model release😂😂

Advertisements

3 thoughts on “Practicing Photography : Naik-naik ke Puncak Bogor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s