Practicing Photography: Sampai ke 200

Yeah! 
Hari ini saya sampai di post #200 di EyeEm. Sejak tanggal 17 Desember 2016 sampai 22 Januari 2017, saya nge-post 100 foto hasil praticing photography. Ya memang ini bukan blog fotografi sih, tapi seri ini untuk untuk menjawab rasa penasaran saya. Saya penasaran sampai mana saya bisa bertahan di fotografi ini 😂😂😂

Saya orangnya susah ngeluarin uang. Dulu, saya janji ke diri saya sendiri akan daftar ke gym jika saya bisa konsisten lebih dulu olahraga di kosan. Saya kemudian olahraga intens 6 bulan di kosan, baru kemudian merasa cukup untuk naik kelas ke gym. Sampai sekarang pun, olahraga baik ke gym/di rumah menjadi kegiatan rutin sehari-hari. 

Sebelumnya saya pernah semangat setengah mati untuk belajar ilustrasi. Simtomnya sama, sampai bela-belain gak tidur, kerja terus. Hanya demi bisa jual ilustrasi saya. Sampai akhirnya saya bisa beli Wacom sendiri. Pola pikir ini yang sekarang jadi pola pikir saya sebelum mengadopsi suatu hobi. Konsisten dulu, invest kemudian. 

Rencana saya adalah meng-upload 1000 foto sebelum memutuskan untuk invest di tools yang lebih oke. Soalnya toolsnya mahal om dan tante, dan saya banyak keperluan lain jadi saya harus extra hati-hati dengan beginian. Saya kenal teman yang senang gonta-ganti hobi. Beberapa tahun lalu, si teman ini suka segala sesuatu tentang audio, lalu pindah ke otomotif, pindah ke aquascape, pindah ke kucing 😂😂. Setelah saya perhatikan, si teman ini terlalu cepat masuk ke dalam hobi tersebut. Hanya dalam seminggu, dia sudah tahu dan beli printilan aquascape dan, seminggu kemudian, sudah beli printilan lain lagi. Saya menjaga agar jangan sampai seperti itu. Saya ingin fokus dengan apa yang ada sekarang dan penasaran kemana arus ini akan membawa saya.

Next, soal fotografi. Dari 200 foto yang saya upload ke EyeEm, ~30 foto masuk Premium Collection yang artinya foto tersebut akan di-promote di platform rekanan EyeEm. Dengan persentase hanya dibawah 15%, saya pikir saya harus mengubah approach saya dalam posting di EyeEm. Foto dengan banyak karakter/orang jelas tidak akan masuk Premium Collection karena saya harus mendapatkan model release/ijin dari modelnya. Jadi saya mengakali dengan motion blur dan ambil foto objek lain.

Saya hari ini ke Car Free Day Sudirman dengan niat mau cari foto sesuai challenge “Adapted to the City” di EyeEm. Saya berharap bisa dapat background bagus di area konstruksi, skyscrapers dan patung-patung yang inspirasinya dari alam. Hasilnya background bagus hanya saya temukan di daerah SCBD, yang akhirnya saya tongkrongin terus sampai dapat foto yang bagus. Skyscrapers yang paling bagus ada di sepanjang Sudirman, dari stasiun sampai WTC 2. Saya ketemu satu-satunya patung yang bagus di depan Pacific Place. Patung Ayam Imlek 😑

Minggu ini saya kurang explore materi fotografi, jadi saya hanya mengingat pattern fotografi yang pernah saya lihat dan saya baca. Saya percaya 1000% kreatifitas itu bukan datang dari langit melainkan hasil comot sana sini plus selera pribadi maka jadilah karya yang unik. Maka dari itu, saya sangat menyarankan untuk baca buku dan perbanyak sumber dalam hobi kreatif apapun. 

Teknik (halah) yang saya pakai kali ini antara lain:

Waiting Game, mohon maaf saya asal ngasih nama 😂😂

Saya nyiapin frame saya sedemikian rupa agar komposisinya rapi, kemudian saya tunggu 10-15 menit sampai ada sesuatu yang menarik lewat. Saya sempat perhatikan bahwa orang-orang bergerak dalam pattern. Jika ada sepeda yang lewat di area tersebut, maka 5-10 menit lagi akan ada sepeda lain yang lewat. Saya ambil foto di atas karena pattern hutan pinus yang kontras dengan aspal dan zebra cross namun keduanya bisa nyambung dengan orang yang bersepeda. Anyway, saya ambil komposisi pattern pohon pinus yang lebih dekat adalah untuk menutupi belasan orang dan anak-anak yang sedang meetup 😂😂😂

Pattern dan kontras

Ini sebenarnya adalah foto dua gedung yang saya “gabung” dengan mengubah perspektifnya. Saya memutar kamera agar garis bertemunya gedung di sebelah kiri bisa lurus dan memotong rapi gedung di sebelah kanan. Awalnya saya juga ingin menangkap kontras awan yang ada di tengah, tapi ternyata kontrasnya kurang 😂😂. Hal lain yang menarik adalah bayangan gedung di sebelah kiri dan kanan adalah bayangan gedung yang sama. Dengan hasil akhir yang cukup abstrak, saya ingin orang bertanya-tanya soal apa yang sebenarnya ada di foto ini dan cara mendapatkannya 😑

Panning
Saya suka foto ini karena ini foto yang paling dekat-muka yang pernah saya ambil. Saya ingin mengabadikan asiknya main fixie dari jarak dekat. Saya pakai teknik waiting game, menunggu di pinggir jalan tapi hasilnya kurang seru. Saya juga sempat naik ke jembatan penyeberangan untuk dapat foto ala bayangan unta national geography 😑, tapi hasilnya terlalu crowded. Lalu saya coba pakai panning. Saya tunggu rombongan fixie di tengah jalan, kemudian saya pakai burst mode di tengah-tengah rombongan tersebut. Hasilnya sesuai peruntungan alias agak random, jadi harus mencoba berkali-kali. Dari puluhan foto, hanya 2-3 foto yang komposisi dan fokusnya dapet. Yang di atas ini fokusnya kurang dapet tapi close enough lah 😂

100 foto dalam sebulan saya dapatkan dengan invest waktu tiap Minggu/Sabtu pagi – siang untuk pergi ke tempat-tempat murmer. Sekalian olahraga karena saya jadi banyak jalan kaki, misalnya tadi pagi saya berangkat jam 5 pagi kemudian jalan kaki nonstop selama 4 jam. Saya muter dari Stasiun Sudirman-Semanggi-SCBD-Semanggi-Stasiun Sudirman. Saya juga jadi bisa explore tempat baru. Saya belum pernah seniat tadi pagi untuk ke CFD 😂 apalagi gara-gara cuma mau cari patung 😂. Ah ya, sementara saya nikmati dulu serunya fotografi apa adanya karena, dengan pace segini, saya baru bisa dapat kamera baru 8 bulan lagi 😂😂

Advertisements

4 thoughts on “Practicing Photography: Sampai ke 200

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s